Rabu, 29 Juni 2011

Lyrics MARJINAL

-->

LIRIK LAGU MARJINAL - PREDATOR
RENCONG MARENCONG


Hei bagaimana kabar kawan-kawan

Apakah baik kondisimu disana

Kami disini sedang bernyanyi kawan

Akan senandung lagu rindu tentang kamu

Yang ada di timur, bagaimana kabarmu

Yang ada di barat, bagaimana kabarmu

Yang ada di utara, bagaimana kabarmu

Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu

Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu

Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu

Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu

Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu

Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu

Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu

Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu

Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu

Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu

Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu

Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu

Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu

Kurindukan selalu untuk dirimu

Semoga kau disana bersahaja slalu

Rencong marencong, rencong marencong



SUARA REALITA


Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran

Karya sastra atau manisnya merangkai kata

Tapi ini tentang suara realita

Yang bangkit dari dalam neraka

Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani

Hingga larut malam dan tak mau pergi

Hidup Pun tak terasa lagi

Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara

Tak terdengar tertampar, terbungkam

Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh

Oooo….oooo…ooo

Lari dan terus berlari

Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri

Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi

Derita selalu mengawasi/mengangkangi

Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati

Hari kehari semakin menjadi….parah!!!

Hidup Pun semakin gawat

Yang kuat semakin menjadi rayap

Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap!

Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!



KERETA API KELAS EKONOMI


Waktu itu dipagi hari

Disebuah stasiun kereta api

Terlihat banyak penumpang berdiri menanti

Mengantuk, lelah bercampur resah

Tertampak suntuk raut wajahnya

Mungkinkah mereka bisa tiba tidak terlambat kerja

Harum dan rapih penampilannya

Nekad berjubel dengan sesak penumpang

Bisakah mereka naik nanti itupun tak pasti

Kereta api yang dinanti-nanti penuh pastilah yaw!

Tak ubahnya sekeranjang ikan-ikan teri kondisi penumpang kereta disini

Walaupun penumpang tak ingat keluh hati tetap tegar berdiri

Tapi inilah sosok PT kereta api yang mau untung sendiri

Dan inilah sosok sebuah negeri yang tak kenal hati nurani

Dan penumpang tetap pula di gerogoti, di gerogoti....

Tak kenal tua muda dorong-dorongan

Naik diatap bergelantungan berdesakan

Dan itulahpenumpang kereta yang berani tapi pasrah

Jatuh kesetrum kecopetan

Dan pelecahan sex yang ada dikereta

Tapi hanyalah dikereta kelas ekonomi saja



PREDATOR


Perbedaan tak lagi dipikirkan

Kesetaraan dilihat sebelah mata

Yang kuat dialah yang berkuasa

Yang lemah dialah yang teraniaya

Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo…)

Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)

Kekuatan selalu untuk menindas

Untuk membunuh, bunuh membunuh

Untuk merampas, rampas merampas

Untuk menghina, hina menghina

Sesungguhnya kita bukan apa-apa…. Hanya!

Hanya, hanya robot-robot

Hanya, hanya predator-predator

Matinya akan rasa kehidupan

Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala

Perbedaan dilihat sebagai ancaman

Yang selalu disambut dengan kebencian



BOIKOT


Gilanya tradisi yang ada di dunia ini

Siapa yang kuat dialah yang berkuasa

Berlomba-lomba tuk menghindar menjadi mangsa

Hingga manusia tak kenal lagi manusia

Jilat menjilat itu mah sudah biasa

Tikam sana tikam sini dan siap memangsa

Hei....tai laso

Yang menjadi srigala tuk manusia yang lainnya

Manusia semakin gila

Yang kuat menguasai, Yang lemah di korupsi

Yang kaya semakin kaya, Yang miskin semakin miskin

Yang pintar membodohi, Yang bodoh di budayakan

Boikot-boikot budaya yang memiskinkan

Boikot-boikot budaya yang merusak

Hei…… tai laso

Saling menghisap jilat menjilat

Saling injak menginjak

Rampas merampas tak pernah puas

Jadi semakin buas…serakah ni ye…

Manusia semakin crazy



AKU MAU SEKOLAH GRATIS!!!


Inilah realita banyak yang tidak sekolah

Ditengah tengah kota apalagi diplosok desa

Berjuta anak bangsa tak mampu terus sekolah

Karena biayanya saja sudah semakin menggila

Hey...hey...hey..pendidikan

bukanlah perusahaan yang orientasinya uang

Hey...hey...hey..pendidikan

bukanlah formalitas yang penuh dengan kekosongan

Katanya pendidikan hak hak semua orang

Yang dilindungi dan dijamin oleh undang undang

Hey hey mana buktinya hanyalah sampah belaka

Ternyata yang sekolah hanyalah yang berduit saja

Pendidikan....mahal banget

Pendidikan ...mahal banget

Pendidikan ...mahal banget

Pendidikan...ajang bisnis, Anjing!

Pendidikan disini tak pernah berubah

Seperti diera jamannya para penjajah

Dimana rakyat jelata tak bisa sekolah

Yang bisa hanyalah kelompok yang berduit saja

Pendidikan ...gratis untuk semua



OTOT KAWAT TULANG BAJA


Padi disawah mulai menguning

Kerbau dan petani tersenyum

Pintu pulang pabrik mulai terbuka

Buruh riang gembira

Sang surya menyinari

Sang air membasahi

Sang angin menari-nari

Sang bumi slalu memberi

Itulah petani dan nelayan buruh negri ini

Yang tak pernah berhenti untuk slalu memberi

Segenap jiwa dan raganya memancarkan warna dan cahaya

Cahaya kehidupan …untuk kita semua segalanya…

Inilah petaniku sayang

Tapi inilah petaniku sengsara

Nelayan dan buruhku sayang

Tapi malang…. nasibnya

(nasibnya sengsara, nasibnya sengsara dinegri sendiri)

Jiwa yang kekar otot menggelegar

Terlapisi keringat yang berkilau

Mengalir darah yang suci

Darah berkehidupan

Itulah petani dan nelayan buruh negri ini

Yang sayang selalu dikhianati dan diobral janji janji doang..

DOANG ...D..O..A..N..G..! DOANG



GO TO HELL WITH YOUR AID!


Murah murah murah murah

Buruh disini dibayarnya murah

Mahal mahal mahal mahal banget

Biaya hidup disini biayanya mahal

Gila gila crazy gila gokil

Biaya pendidikan dan kesehatan semakin gila, semakin gokil, semakin crazy

Nyemot monyet monkey nyemot

Dulu dijajah dengan senjata dan meriam, sekarang dijajah dengan para investor…utang melulU

Go to hell with your aid!

Busyet bujug busyet bujug buneng

Kwalitas S1 S2 dan S3 sama dengan SD SMP dan es doger es lilin mah euceu

Geblek geblek blegot geblek

Dulu bermain bola gampang banyak lapangan gratisan sekarang tidak! harus bayar

Weleh weleh walah weleh simeleketek

Sekarang mau kencing harus bayar gope, mau berak seribu berak-berak ya seribu seribu!

Pusing pusing 14 keliling, 15 keliling, 100 keliling

Semua orang dibuat kagak karuan … muke gile


NEGERI NGERI


Lihatlah negeri kita

Yang subur dan kaya raya

Sawah ladang terhampar luas samudera biru

Tapi rataplah negeri kita

Yang tinggal hanyalah cerita

Cerita dan cerita terus cerita… cerita terus

Pengangguran merebak luas

Kemiskinan merajalela

Pedagang kaki lima tergusur teraniaya

Bocah-bocah kecil merintih

Melangsungkan mimpi dijalanan

Buruh kerap dihadapi penderitaan

Inilah negeri kita

Alamnya kelam tiada berbintang

Dari derita dan derita, menderita… derita terus

Sampai kapankah derita ini? Au ah!

Yang kaya darah dan air mata

Yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi

Dinodai , digagahi, dikuasai

Dikangkakangi ,dihabisi ,para penguasa rakus



D3 ( disunat, dipotong, dicincang)


Banyak dari teman-temanku

Lahir dari keluarga kismin

Dimana engkau enggan melihatnya

Disana tak sederhana

Tak ada lagi banyak pilihan

Diantara bising kereta

Dan sudut-sudut kumuhnya pasar

Dibawah terik matahari

Disana tak sederhana

Tersangkut tajamnya pagar berduri

Pelajar yang putus sekolah

Perempuan dan pekerja kasar

Dibawah beban yang dipikulnya

Mereka tak sederhana

Terjebak pilihan yang berbahaya

Tidur beralas tikar, dingin beratap mimpi

Tapi semuanya sirna oleh kenyataan

Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala

Disunat dipotong-potong dicincang-cincang

Banyak dari teman temanku yang hidup dijalan sana

Dimana kau tak merindukanya mereka kian tersiksa

Tergusur gagahnya gedung yang somse (sombong sekali ah!)

Dibalik trali yang suram dan dipinggir keangkuhan

Bergelut dengan kegelapan tersungkur dikaki besi

Tertembus panasnya timah kebencian



NEGARA DUNIA KE-3


Alkisah... negri yang kaya tapi dijajah

Buruhnya dibayar murah

Hingga anak tak bisa sekolah

Bocah... mencakar cakar cari nafkah

Terampas dunia bermainnya

Pergi bertarung dengan bahaya

Wena'e bila hidup tak ada lagi yang serakah

Wena'e pasti hidup tak ada lagi yang sengsara

Wena'e bila hidup tak ada lagi sang penjarah

Wena'e bila hidup tak seperti dunia binatang...

Inilah negara dunia ke-3

Hidup ini luar biasa

Susah senang banyak susahnya

Inilah negara dunia ke-3 pasti sengsara

Inilah cerita negri yang kaya tapi sengsara

Karena dijarah

Kaya memang kaya negri ini

Semuanya ada disini

Tapi tlah dikuasai pencuri

Kayu bisa jadi tanaman

Kolamnya kolam susu

Tapi itu mah tempo dulu!




CINTA PEMBODOHAN Part.2


Dunia punya cerita, cerita tentang cinta cinta cinte te... cinta

Pada stress dan ngga sedikt yang gila

Mati, mampus...! minum racun si rangga

Gantung diri di pohon jengkol

Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal

Lompat melompat dari gedung bertingkat

Karena cinta, demi cinta...

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(aih... kan kita anak gaul lagi...)

Dengernya pun lagu cengeng

membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng

hati pun celeng-celeng, teng teng teng….

Nontonnya sinetron telenovela

Isinya hanya cinta, cinte cinte cinte teng!

Hey kau kau kawan, kan masih banyak cerita

(dunia tak selebar daun kelor)

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(cinta bukan dibalik kolor)

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(cinta itu pembodohan)

Hanyalah retorika yang menggebu-gebu berbuntut kepentingan

Kau ngomong cinta, cinta rakyat jelata

Kau ngomong cinta, agar kau berkuasa

Kau ngomong cinta, cinta umat manusia

Kau ngomong cinta, tapi engkau membunuhnya

Kau ngomong cinta, adalah anugrah

Kau ngomong cinta, kenapa ada yang luka

Kau ngomong cinta, kenapa banyak yang mati

Kau ngomong cinta, agar kau tidur denganny

itukah cinta, itukah cinta kata kuncinya

Hey kau kau kawan sadarlah....

Dunia punya cerita, cerita tentang cinta

cinta cinta pembodohan

Bagian ke-2..... to be continue…



MARSINAH


Kulihat buruh perempuan berkeringat

Membasahi bumi yang gemerlap

Energi yang kau curahkan

Begitu besar takku rasakan

Terhanyut dalam kesombongan, terlupakan

Gemerlap cahayamu

Membentangi garis kehidupan

Ada darah dan rintih caci maki kauhadapi

Keringat dan ketegaranmu

Mengalir deras tak ternilai

Hanya tetes darah dan air mata yang kau terima

Oooo...Marsinah kau termarjinalkan

Oooo...Marsinah matimu tak sia-sia



B.E.B.A.S.K.A.N


Coba bayangkan suatu saat nanti tak ada lagi orang jadi mangsa kekuasaan.

Pada saat itu semua penderitaan terasa ringan dijinjing dan diusung bersama.

Penerus kita kan merasa indahnya gemah ripah loh jinawi.

Semua mahluk hidup menjaga, melindungi dan saling mengasihi.

Alirkan bersama detak jantungmu menggerakan roda-roda kehidupan.

Manusia hanya air, api, tanah dan udara yang cahayanya slalu ingin bicara.

Semua jiwa dasarnya adalah bebas merdeka, jangan coba dipenjara lagi kawan...bebaskan!



DO IT YOURSELF


What do tou see

What do you hear

What do you feel

What do you learn

And what you don't understand

It’s you not me or your parents

Just you, just you, just you, fuck you!

Your innervoice

And your life in the world

Do it yourself against capitalism culture!!



KUTAKAN LARI


Sampai diriku ini tak punya rasa lagi

Ku tak akan berhenti untuk mengikuti kata hati

Sampai diriku ini tak punya daya lagi

Ku tak akan berhenti untuk gapai mimpi-mimpi

Sampai jari tengahku tak bisa mengacung lagi

Ku tak akan berhenti walau harus dari jebot/nol lagi

Ku tak perduli ku dan kau siapa

Yang penting kusuka

Ku tak perduli walau kau tak suka dan

Itu sudah biasa

Nya membuatku semakin menggila dan semakin tergoda

Hingga nambah lembaran cerita

Walau jalan berduri, jarum dalam jerami

Ku takan berhenti, kuikuti dengan senang gembira

Waktu terus berlari lari dan lari lagi

Ku takan berhenti tetap kuikuti kata hati



BURUH MIGRAN


Ada kisah jualan manusia

Yang dilakukan dibanyak negara

Buruh migranlah disebutnya

Siang malam mereka bekerja

Banting tulang dinegri sebrang sana

Tempat mereka menggantung nyawa

Tuk menghidupi keluarganya

Mereka pasrah korbankan jiwa

Mereka tak putus asa

Mereka tak kenal lelah

Yang penting hidup keluarganya terus hidup

Buruh migran TKW!

Buruh migran TKW!

Dipukul, ditendang, disiksa, diperkosa… majikannya!

Buruh migran!

Mereka yang bekerja disana

Tak sedikit yang teraniaya

Bahkan pulang hanya tinggal nama

Mereka bisa berbuat apa?

Tinggal dinegri anta beranta

Tak ada pula sanak sudara

Tak ada kepastian nasibnya

Keadilanlah yang diharapkannya



LUKA KITA (Aceh, South Sumatera and more)


Bencana dari negri air mata

Ratusan ribu jiwa pergi mendahului kita

Bara luka kobarkan cipta rasa bersama

Bara luka ciptakan satu pelita

Saudaraku yang pergi tak hanya tinggalakan nama

Saudaraku yang pergi meninggalkan berjuta makna

Saudaraku yang pergi membangunkan seisi dunia

Agar mengerti dalamnya makna hidup yang ada

Tunjukan bahwa kita semua bersaudara

Luka mereka luka kita semua

Tunjukan, tunjukan oleh kita

Derita yang ada derita kita jua

Saudaraku pergi

Tinggalkan tugas untuk kita

Linangan air mata jadikan lautan permata

Besarnya bencana lebih besarlah hikmahnya

Wujudkan oleh kita

Agar yang pergi tersenyum disurga



KERJA BAKTI


Bangun pagi-pagi ikut kerja bakti

Ketawa ketiwi bersama si Dewi, tentang…

Indahnya negri bila ada semangat kebersamaan

Songsonglah pagi dengan segar kembali

Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti

Ambil sapu lidi mulailah bersih bersih

Pungutin kotoran yang berserakan bakar

Hingga terang sehat untuk kita dan semua

Songsonglah pagi dengan segar kembali

Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti

Kerja bakti, bersama berkreasi

Kerja bakti, bersosialisasi

Kerja bakti, bangun silahturahmi

Kerja bakti, bersama kopi, rokok+ubi

Asiknya kerja bakti, bersama berkreasi

Asiknya kerja bakti, bersosialisasi

Asiknya kerja bakti, bangun silahturahmi

Asiknya kerja bakti, ada kopi, rokok+ubi

Kerja bakti! Membuka lowongan kerja

Bagi kawula muda s1, s2, s3 …astaganaga….



BERCE (BERAK DI CELANA)


Boooo….kerrrrr

Hati resah gelisah tak tau harus bagaimana

Ada rasa kecewa karena ku tak tahan mengatasinya

Tuhan tolong tunjukan aku dan berikan aku jalan

Agar ku bisa mengatasinya rasa kemelut ini

Keringat dingin mulai bercucuran jadi parno

Muka ketakutan… tuhan… tolong aku tak tahan lagi

Aku tak mau nanti, oh tuhan ku tak tahan lagi

Oh ooohhhh….

Berce, berce berce akhirnya kuberce

Berce, berce berce berak dicelana

Berce, berce berce akhirnya kuberce

Oh tuhan kenapa ku tak mampu bertahan

Oh tuhan apakah semua ini pelajaran

Oh tuhan kenapa akhirnya aku tak tahan

Oh tuhan kenapa ku harus berce dijalan

Bau… semua orang kebauan,

Bau busuk pula nyengat aromanya

Semua orang serentak menutup hidungnya

Dengan mata yang liar

Penuh dengan tanya dan prasangka

Siapakah biang keroknya?



TANG dung dung dung TANG dung des!


Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....

Ada nafas srigala berbau mesiu

Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa...

Sampah berserakan, ada tokai mengambang di lingkungan kita

Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan ada apa.... ada kenyataan

Inilah hidup, bukan kematian

Inilah hidup, penuh kebusukan, kemunafikan dan tailah kau

Inilah hidup, bukan impian

Inilah hidup, penuh kenyataan, tulis, tulis dan tulis

Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....

Ada nyanyian jiwa menghadapi kenyataan

Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa... lubang2X hitam

Sirami titik terang agar tumbuh rerumputan

Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan, ada darah

Darah2X kehidupan

Co, co, co, co, baaaaa

Kenyataan adalah ilmu (guru)

Alam raya itu sekolahku



MASBERTO


Sinisnya raut wajah dan keluarnya kata-kata

Yang mensiratkan bahwa mereka itu durjana

Tak asing ditelinga bahkan sudah membudaya

Bahwasanya mereka kriminal atau pendosa

Tak bisa dapat kerja, pacaran dipelototin calon mertua

Karena badannya yang penuh tinta, dirajah oh dirajah

Apakah tato yang bertindak dan bekerja no.. no

Ataukah tato yang membunuh dan megang senjata

Tercipta buruk sangka yang dibangun oleh media

Melalui berbagai berita yang miskin data

Sangatlah menyedihkan bila berfikir adanya

Bahwa tato itu kejahatan, Oh ya? Tentu tidak!

Ternyata mereka orang-orang merdeka

Yang mengekpresikan arti berkarya

Masberto, masyarakat-masyarakat bertato, you have to know!

Masberto, bukan masyarakat berdasi yang pada klepto, you have to know!

Masberto, kami senang jadi masyarakat bertato, you have to know!

Masberto, yang penting hatinya kaga bertato, you have to know!

Owaeaeo…. Masyarakat bertato bukan kriminal

Owaeaeo…. Budayo kito

Dirajah = ditato

Yang pada = kerjanya



RUMAH SAKIT BRENGSEK !


Inilah yang terjadi korupsi dan kolusi

Tuk memperkaya diri itu sudah tradisi

Lihatlah dirumah sakit orientasinya duit

Banyak pasien yang menjerit karena biaya mencekik

Ngomong soal profesi uang yang diutamakan

Janjinya kemanusiaan tapi hanya janji doang

Kemanusiaan tidak dipikirkan

Bila kau punya uang barulah lain urusan

Kemanusiaan tidak dipikirkan

Rumah sakit bayar dulu uang yang diutamakan

Ternyata sumpah dan janji serta kata kata hanya basa basi

Kau khianati negri ini atas nama profesi

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit orang sakit tambah sakit

oo..oo.. ini yang terjadi yang nggak sakit jadi sakit

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit otaknya Cuma duit

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit bener-bener rumah sakit

Di rumah rumah sakit birokrasinya berbelit

Apalagi tak berduit kau pastikan dipersulit

Persetan orang tak punya harga obat dimainkan

Orang sakit diobyekan semuanya pake bayaran

Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit

Karena biaya mencekik lantaran nggak punya duit

Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit

Lantaran dipersulit bener-bener rumah sakit

DIRUMAH RUMAH SAKIT BRENGSEK!!

DIRUMAH RUMAH SAKIT NGEHEEE!!

bener-bener rumah sakit = memang benar dengan namanya rumah yang isinya kesakitan



RAKYAT BIASA


Hina terhina di salahkan

Tangkap pukul dipenjarakan

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Bongkar gusur dihancurkan

Bakar-bakar dimusnahkan

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Kami tak butuh kasihan

Tapi kami butuh keadilan

Sebab kami punya rasa bukan robot yang mudah dimainkan

Oo…kami ini hidup

Oo…kami ini hidup

Oo…kami ini hidup

Oo... bukalah pintu mata hatimu

Disiksa dibunuh diperkosa

Di bredel dilihat sebelah mata

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Brandalan dekil en de kumel

Kriminil kriminal dilebelkan

Itulah kami hanyalah rakyat rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Di bredel : di matikan, di bantai, dilarang ada.



GLOBALISASI


Globalisasi mengancam umat manusia

Inilah dampaknya apa yang telah kita rasa

Semuanya jadi susah bahan pokok mahal harganya

Hari demi hari hidupun tak pasti lagi

Gali lobang tutup lobang gali lagi gali... puyeng....

Pengangguran disini semakin banyak semakin yoi

Nah itulah prestasi dari sebuah nilai negri

Yang dikangkangi oleh kolonialisasi

dan inilah dia yang disebut dengan... Globalisasi

Globalisasi mengancam umat manusia

Waspadalah kita semua

Globalisasi menghancurkan umat manusia

Marilah kawan tinju bersama

Bagaimana jadinya dihari-hari yang akan datang

Bila toh saat ini telah nampak wujud asli

Mungkin sarjana kita cuma jadi lontong basi

Dan itupun udah mantep abis.... Alhamdulilah...

Mantep abis = mantap banget



1+1=8


1+1=8

2+3=7

Itulah tanda bangsa di jajah

TOTO dibacanya tono

4,5 Juga dibacanya Q-yu

Itulah bangsa kalau di jajah

Pembodohan sudah budaya

Monopoli sudahlah biasa

Dan represif itulah pasti….

Kalau kau tak terima

Kalau kau pilih berbeda

Istilah politik dibilangnya kejam

Istilah preman dibilang kriminal

Itulah tanda bangsa kalau di jajah

Anak sekolah bisanya sekolah

Tapi tidak tau mengapa sekolah

Yang penting mah lulus

Good, good good boy

Good, good good girl

Badannya bertato selalu dicap bejad

Pakaiannya dekil dibilangnya gokil

Padahal yoi jrot! Asyik asyik aja!

Mantrap mantrap aja!





-->

LIRIK LAGU MARJINAL - PREDATOR
RENCONG MARENCONG


Hei bagaimana kabar kawan-kawan

Apakah baik kondisimu disana

Kami disini sedang bernyanyi kawan

Akan senandung lagu rindu tentang kamu

Yang ada di timur, bagaimana kabarmu

Yang ada di barat, bagaimana kabarmu

Yang ada di utara, bagaimana kabarmu

Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu

Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu

Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu

Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu

Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu

Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu

Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu

Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu

Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu

Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu

Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu

Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu

Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu

Kurindukan selalu untuk dirimu

Semoga kau disana bersahaja slalu

Rencong marencong, rencong marencong



SUARA REALITA


Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran

Karya sastra atau manisnya merangkai kata

Tapi ini tentang suara realita

Yang bangkit dari dalam neraka

Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani

Hingga larut malam dan tak mau pergi

Hidup Pun tak terasa lagi

Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara

Tak terdengar tertampar, terbungkam

Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh

Oooo….oooo…ooo

Lari dan terus berlari

Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri

Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi

Derita selalu mengawasi/mengangkangi

Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati

Hari kehari semakin menjadi….parah!!!

Hidup Pun semakin gawat

Yang kuat semakin menjadi rayap

Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap!

Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!



KERETA API KELAS EKONOMI


Waktu itu dipagi hari

Disebuah stasiun kereta api

Terlihat banyak penumpang berdiri menanti

Mengantuk, lelah bercampur resah

Tertampak suntuk raut wajahnya

Mungkinkah mereka bisa tiba tidak terlambat kerja

Harum dan rapih penampilannya

Nekad berjubel dengan sesak penumpang

Bisakah mereka naik nanti itupun tak pasti

Kereta api yang dinanti-nanti penuh pastilah yaw!

Tak ubahnya sekeranjang ikan-ikan teri kondisi penumpang kereta disini

Walaupun penumpang tak ingat keluh hati tetap tegar berdiri

Tapi inilah sosok PT kereta api yang mau untung sendiri

Dan inilah sosok sebuah negeri yang tak kenal hati nurani

Dan penumpang tetap pula di gerogoti, di gerogoti....

Tak kenal tua muda dorong-dorongan

Naik diatap bergelantungan berdesakan

Dan itulahpenumpang kereta yang berani tapi pasrah

Jatuh kesetrum kecopetan

Dan pelecahan sex yang ada dikereta

Tapi hanyalah dikereta kelas ekonomi saja



PREDATOR


Perbedaan tak lagi dipikirkan

Kesetaraan dilihat sebelah mata

Yang kuat dialah yang berkuasa

Yang lemah dialah yang teraniaya

Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo…)

Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)

Kekuatan selalu untuk menindas

Untuk membunuh, bunuh membunuh

Untuk merampas, rampas merampas

Untuk menghina, hina menghina

Sesungguhnya kita bukan apa-apa…. Hanya!

Hanya, hanya robot-robot

Hanya, hanya predator-predator

Matinya akan rasa kehidupan

Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala

Perbedaan dilihat sebagai ancaman

Yang selalu disambut dengan kebencian



BOIKOT


Gilanya tradisi yang ada di dunia ini

Siapa yang kuat dialah yang berkuasa

Berlomba-lomba tuk menghindar menjadi mangsa

Hingga manusia tak kenal lagi manusia

Jilat menjilat itu mah sudah biasa

Tikam sana tikam sini dan siap memangsa

Hei....tai laso

Yang menjadi srigala tuk manusia yang lainnya

Manusia semakin gila

Yang kuat menguasai, Yang lemah di korupsi

Yang kaya semakin kaya, Yang miskin semakin miskin

Yang pintar membodohi, Yang bodoh di budayakan

Boikot-boikot budaya yang memiskinkan

Boikot-boikot budaya yang merusak

Hei…… tai laso

Saling menghisap jilat menjilat

Saling injak menginjak

Rampas merampas tak pernah puas

Jadi semakin buas…serakah ni ye…

Manusia semakin crazy



AKU MAU SEKOLAH GRATIS!!!


Inilah realita banyak yang tidak sekolah

Ditengah tengah kota apalagi diplosok desa

Berjuta anak bangsa tak mampu terus sekolah

Karena biayanya saja sudah semakin menggila

Hey...hey...hey..pendidikan

bukanlah perusahaan yang orientasinya uang

Hey...hey...hey..pendidikan

bukanlah formalitas yang penuh dengan kekosongan

Katanya pendidikan hak hak semua orang

Yang dilindungi dan dijamin oleh undang undang

Hey hey mana buktinya hanyalah sampah belaka

Ternyata yang sekolah hanyalah yang berduit saja

Pendidikan....mahal banget

Pendidikan ...mahal banget

Pendidikan ...mahal banget

Pendidikan...ajang bisnis, Anjing!

Pendidikan disini tak pernah berubah

Seperti diera jamannya para penjajah

Dimana rakyat jelata tak bisa sekolah

Yang bisa hanyalah kelompok yang berduit saja

Pendidikan ...gratis untuk semua



OTOT KAWAT TULANG BAJA


Padi disawah mulai menguning

Kerbau dan petani tersenyum

Pintu pulang pabrik mulai terbuka

Buruh riang gembira

Sang surya menyinari

Sang air membasahi

Sang angin menari-nari

Sang bumi slalu memberi

Itulah petani dan nelayan buruh negri ini

Yang tak pernah berhenti untuk slalu memberi

Segenap jiwa dan raganya memancarkan warna dan cahaya

Cahaya kehidupan …untuk kita semua segalanya…

Inilah petaniku sayang

Tapi inilah petaniku sengsara

Nelayan dan buruhku sayang

Tapi malang…. nasibnya

(nasibnya sengsara, nasibnya sengsara dinegri sendiri)

Jiwa yang kekar otot menggelegar

Terlapisi keringat yang berkilau

Mengalir darah yang suci

Darah berkehidupan

Itulah petani dan nelayan buruh negri ini

Yang sayang selalu dikhianati dan diobral janji janji doang..

DOANG ...D..O..A..N..G..! DOANG



GO TO HELL WITH YOUR AID!


Murah murah murah murah

Buruh disini dibayarnya murah

Mahal mahal mahal mahal banget

Biaya hidup disini biayanya mahal

Gila gila crazy gila gokil

Biaya pendidikan dan kesehatan semakin gila, semakin gokil, semakin crazy

Nyemot monyet monkey nyemot

Dulu dijajah dengan senjata dan meriam, sekarang dijajah dengan para investor…utang melulU

Go to hell with your aid!

Busyet bujug busyet bujug buneng

Kwalitas S1 S2 dan S3 sama dengan SD SMP dan es doger es lilin mah euceu

Geblek geblek blegot geblek

Dulu bermain bola gampang banyak lapangan gratisan sekarang tidak! harus bayar

Weleh weleh walah weleh simeleketek

Sekarang mau kencing harus bayar gope, mau berak seribu berak-berak ya seribu seribu!

Pusing pusing 14 keliling, 15 keliling, 100 keliling

Semua orang dibuat kagak karuan … muke gile


NEGERI NGERI


Lihatlah negeri kita

Yang subur dan kaya raya

Sawah ladang terhampar luas samudera biru

Tapi rataplah negeri kita

Yang tinggal hanyalah cerita

Cerita dan cerita terus cerita… cerita terus

Pengangguran merebak luas

Kemiskinan merajalela

Pedagang kaki lima tergusur teraniaya

Bocah-bocah kecil merintih

Melangsungkan mimpi dijalanan

Buruh kerap dihadapi penderitaan

Inilah negeri kita

Alamnya kelam tiada berbintang

Dari derita dan derita, menderita… derita terus

Sampai kapankah derita ini? Au ah!

Yang kaya darah dan air mata

Yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi

Dinodai , digagahi, dikuasai

Dikangkakangi ,dihabisi ,para penguasa rakus



D3 ( disunat, dipotong, dicincang)


Banyak dari teman-temanku

Lahir dari keluarga kismin

Dimana engkau enggan melihatnya

Disana tak sederhana

Tak ada lagi banyak pilihan

Diantara bising kereta

Dan sudut-sudut kumuhnya pasar

Dibawah terik matahari

Disana tak sederhana

Tersangkut tajamnya pagar berduri

Pelajar yang putus sekolah

Perempuan dan pekerja kasar

Dibawah beban yang dipikulnya

Mereka tak sederhana

Terjebak pilihan yang berbahaya

Tidur beralas tikar, dingin beratap mimpi

Tapi semuanya sirna oleh kenyataan

Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala

Disunat dipotong-potong dicincang-cincang

Banyak dari teman temanku yang hidup dijalan sana

Dimana kau tak merindukanya mereka kian tersiksa

Tergusur gagahnya gedung yang somse (sombong sekali ah!)

Dibalik trali yang suram dan dipinggir keangkuhan

Bergelut dengan kegelapan tersungkur dikaki besi

Tertembus panasnya timah kebencian



NEGARA DUNIA KE-3


Alkisah... negri yang kaya tapi dijajah

Buruhnya dibayar murah

Hingga anak tak bisa sekolah

Bocah... mencakar cakar cari nafkah

Terampas dunia bermainnya

Pergi bertarung dengan bahaya

Wena'e bila hidup tak ada lagi yang serakah

Wena'e pasti hidup tak ada lagi yang sengsara

Wena'e bila hidup tak ada lagi sang penjarah

Wena'e bila hidup tak seperti dunia binatang...

Inilah negara dunia ke-3

Hidup ini luar biasa

Susah senang banyak susahnya

Inilah negara dunia ke-3 pasti sengsara

Inilah cerita negri yang kaya tapi sengsara

Karena dijarah

Kaya memang kaya negri ini

Semuanya ada disini

Tapi tlah dikuasai pencuri

Kayu bisa jadi tanaman

Kolamnya kolam susu

Tapi itu mah tempo dulu!




CINTA PEMBODOHAN Part.2


Dunia punya cerita, cerita tentang cinta cinta cinte te... cinta

Pada stress dan ngga sedikt yang gila

Mati, mampus...! minum racun si rangga

Gantung diri di pohon jengkol

Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal

Lompat melompat dari gedung bertingkat

Karena cinta, demi cinta...

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(aih... kan kita anak gaul lagi...)

Dengernya pun lagu cengeng

membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng

hati pun celeng-celeng, teng teng teng….

Nontonnya sinetron telenovela

Isinya hanya cinta, cinte cinte cinte teng!

Hey kau kau kawan, kan masih banyak cerita

(dunia tak selebar daun kelor)

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(cinta bukan dibalik kolor)

Hey kau kau kawan, terlihat cemen

(cinta itu pembodohan)

Hanyalah retorika yang menggebu-gebu berbuntut kepentingan

Kau ngomong cinta, cinta rakyat jelata

Kau ngomong cinta, agar kau berkuasa

Kau ngomong cinta, cinta umat manusia

Kau ngomong cinta, tapi engkau membunuhnya

Kau ngomong cinta, adalah anugrah

Kau ngomong cinta, kenapa ada yang luka

Kau ngomong cinta, kenapa banyak yang mati

Kau ngomong cinta, agar kau tidur denganny

itukah cinta, itukah cinta kata kuncinya

Hey kau kau kawan sadarlah....

Dunia punya cerita, cerita tentang cinta

cinta cinta pembodohan

Bagian ke-2..... to be continue…



MARSINAH


Kulihat buruh perempuan berkeringat

Membasahi bumi yang gemerlap

Energi yang kau curahkan

Begitu besar takku rasakan

Terhanyut dalam kesombongan, terlupakan

Gemerlap cahayamu

Membentangi garis kehidupan

Ada darah dan rintih caci maki kauhadapi

Keringat dan ketegaranmu

Mengalir deras tak ternilai

Hanya tetes darah dan air mata yang kau terima

Oooo...Marsinah kau termarjinalkan

Oooo...Marsinah matimu tak sia-sia



B.E.B.A.S.K.A.N


Coba bayangkan suatu saat nanti tak ada lagi orang jadi mangsa kekuasaan.

Pada saat itu semua penderitaan terasa ringan dijinjing dan diusung bersama.

Penerus kita kan merasa indahnya gemah ripah loh jinawi.

Semua mahluk hidup menjaga, melindungi dan saling mengasihi.

Alirkan bersama detak jantungmu menggerakan roda-roda kehidupan.

Manusia hanya air, api, tanah dan udara yang cahayanya slalu ingin bicara.

Semua jiwa dasarnya adalah bebas merdeka, jangan coba dipenjara lagi kawan...bebaskan!



DO IT YOURSELF


What do tou see

What do you hear

What do you feel

What do you learn

And what you don't understand

It’s you not me or your parents

Just you, just you, just you, fuck you!

Your innervoice

And your life in the world

Do it yourself against capitalism culture!!



KUTAKAN LARI


Sampai diriku ini tak punya rasa lagi

Ku tak akan berhenti untuk mengikuti kata hati

Sampai diriku ini tak punya daya lagi

Ku tak akan berhenti untuk gapai mimpi-mimpi

Sampai jari tengahku tak bisa mengacung lagi

Ku tak akan berhenti walau harus dari jebot/nol lagi

Ku tak perduli ku dan kau siapa

Yang penting kusuka

Ku tak perduli walau kau tak suka dan

Itu sudah biasa

Nya membuatku semakin menggila dan semakin tergoda

Hingga nambah lembaran cerita

Walau jalan berduri, jarum dalam jerami

Ku takan berhenti, kuikuti dengan senang gembira

Waktu terus berlari lari dan lari lagi

Ku takan berhenti tetap kuikuti kata hati



BURUH MIGRAN


Ada kisah jualan manusia

Yang dilakukan dibanyak negara

Buruh migranlah disebutnya

Siang malam mereka bekerja

Banting tulang dinegri sebrang sana

Tempat mereka menggantung nyawa

Tuk menghidupi keluarganya

Mereka pasrah korbankan jiwa

Mereka tak putus asa

Mereka tak kenal lelah

Yang penting hidup keluarganya terus hidup

Buruh migran TKW!

Buruh migran TKW!

Dipukul, ditendang, disiksa, diperkosa… majikannya!

Buruh migran!

Mereka yang bekerja disana

Tak sedikit yang teraniaya

Bahkan pulang hanya tinggal nama

Mereka bisa berbuat apa?

Tinggal dinegri anta beranta

Tak ada pula sanak sudara

Tak ada kepastian nasibnya

Keadilanlah yang diharapkannya



LUKA KITA (Aceh, South Sumatera and more)


Bencana dari negri air mata

Ratusan ribu jiwa pergi mendahului kita

Bara luka kobarkan cipta rasa bersama

Bara luka ciptakan satu pelita

Saudaraku yang pergi tak hanya tinggalakan nama

Saudaraku yang pergi meninggalkan berjuta makna

Saudaraku yang pergi membangunkan seisi dunia

Agar mengerti dalamnya makna hidup yang ada

Tunjukan bahwa kita semua bersaudara

Luka mereka luka kita semua

Tunjukan, tunjukan oleh kita

Derita yang ada derita kita jua

Saudaraku pergi

Tinggalkan tugas untuk kita

Linangan air mata jadikan lautan permata

Besarnya bencana lebih besarlah hikmahnya

Wujudkan oleh kita

Agar yang pergi tersenyum disurga



KERJA BAKTI


Bangun pagi-pagi ikut kerja bakti

Ketawa ketiwi bersama si Dewi, tentang…

Indahnya negri bila ada semangat kebersamaan

Songsonglah pagi dengan segar kembali

Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti

Ambil sapu lidi mulailah bersih bersih

Pungutin kotoran yang berserakan bakar

Hingga terang sehat untuk kita dan semua

Songsonglah pagi dengan segar kembali

Raih dan bangun kreasi dengan kerja bakti

Kerja bakti, bersama berkreasi

Kerja bakti, bersosialisasi

Kerja bakti, bangun silahturahmi

Kerja bakti, bersama kopi, rokok+ubi

Asiknya kerja bakti, bersama berkreasi

Asiknya kerja bakti, bersosialisasi

Asiknya kerja bakti, bangun silahturahmi

Asiknya kerja bakti, ada kopi, rokok+ubi

Kerja bakti! Membuka lowongan kerja

Bagi kawula muda s1, s2, s3 …astaganaga….



BERCE (BERAK DI CELANA)


Boooo….kerrrrr

Hati resah gelisah tak tau harus bagaimana

Ada rasa kecewa karena ku tak tahan mengatasinya

Tuhan tolong tunjukan aku dan berikan aku jalan

Agar ku bisa mengatasinya rasa kemelut ini

Keringat dingin mulai bercucuran jadi parno

Muka ketakutan… tuhan… tolong aku tak tahan lagi

Aku tak mau nanti, oh tuhan ku tak tahan lagi

Oh ooohhhh….

Berce, berce berce akhirnya kuberce

Berce, berce berce berak dicelana

Berce, berce berce akhirnya kuberce

Oh tuhan kenapa ku tak mampu bertahan

Oh tuhan apakah semua ini pelajaran

Oh tuhan kenapa akhirnya aku tak tahan

Oh tuhan kenapa ku harus berce dijalan

Bau… semua orang kebauan,

Bau busuk pula nyengat aromanya

Semua orang serentak menutup hidungnya

Dengan mata yang liar

Penuh dengan tanya dan prasangka

Siapakah biang keroknya?



TANG dung dung dung TANG dung des!


Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....

Ada nafas srigala berbau mesiu

Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa...

Sampah berserakan, ada tokai mengambang di lingkungan kita

Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan ada apa.... ada kenyataan

Inilah hidup, bukan kematian

Inilah hidup, penuh kebusukan, kemunafikan dan tailah kau

Inilah hidup, bukan impian

Inilah hidup, penuh kenyataan, tulis, tulis dan tulis

Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....

Ada nyanyian jiwa menghadapi kenyataan

Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa... lubang2X hitam

Sirami titik terang agar tumbuh rerumputan

Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan, ada darah

Darah2X kehidupan

Co, co, co, co, baaaaa

Kenyataan adalah ilmu (guru)

Alam raya itu sekolahku



MASBERTO


Sinisnya raut wajah dan keluarnya kata-kata

Yang mensiratkan bahwa mereka itu durjana

Tak asing ditelinga bahkan sudah membudaya

Bahwasanya mereka kriminal atau pendosa

Tak bisa dapat kerja, pacaran dipelototin calon mertua

Karena badannya yang penuh tinta, dirajah oh dirajah

Apakah tato yang bertindak dan bekerja no.. no

Ataukah tato yang membunuh dan megang senjata

Tercipta buruk sangka yang dibangun oleh media

Melalui berbagai berita yang miskin data

Sangatlah menyedihkan bila berfikir adanya

Bahwa tato itu kejahatan, Oh ya? Tentu tidak!

Ternyata mereka orang-orang merdeka

Yang mengekpresikan arti berkarya

Masberto, masyarakat-masyarakat bertato, you have to know!

Masberto, bukan masyarakat berdasi yang pada klepto, you have to know!

Masberto, kami senang jadi masyarakat bertato, you have to know!

Masberto, yang penting hatinya kaga bertato, you have to know!

Owaeaeo…. Masyarakat bertato bukan kriminal

Owaeaeo…. Budayo kito

Dirajah = ditato

Yang pada = kerjanya



RUMAH SAKIT BRENGSEK !


Inilah yang terjadi korupsi dan kolusi

Tuk memperkaya diri itu sudah tradisi

Lihatlah dirumah sakit orientasinya duit

Banyak pasien yang menjerit karena biaya mencekik

Ngomong soal profesi uang yang diutamakan

Janjinya kemanusiaan tapi hanya janji doang

Kemanusiaan tidak dipikirkan

Bila kau punya uang barulah lain urusan

Kemanusiaan tidak dipikirkan

Rumah sakit bayar dulu uang yang diutamakan

Ternyata sumpah dan janji serta kata kata hanya basa basi

Kau khianati negri ini atas nama profesi

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit orang sakit tambah sakit

oo..oo.. ini yang terjadi yang nggak sakit jadi sakit

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit otaknya Cuma duit

oo..oo.. ini yang terjadi dirumah-rumah sakit bener-bener rumah sakit

Di rumah rumah sakit birokrasinya berbelit

Apalagi tak berduit kau pastikan dipersulit

Persetan orang tak punya harga obat dimainkan

Orang sakit diobyekan semuanya pake bayaran

Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit

Karena biaya mencekik lantaran nggak punya duit

Dirumah rumah sakit banyak pasien menjerit

Lantaran dipersulit bener-bener rumah sakit

DIRUMAH RUMAH SAKIT BRENGSEK!!

DIRUMAH RUMAH SAKIT NGEHEEE!!

bener-bener rumah sakit = memang benar dengan namanya rumah yang isinya kesakitan



RAKYAT BIASA


Hina terhina di salahkan

Tangkap pukul dipenjarakan

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Bongkar gusur dihancurkan

Bakar-bakar dimusnahkan

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Kami tak butuh kasihan

Tapi kami butuh keadilan

Sebab kami punya rasa bukan robot yang mudah dimainkan

Oo…kami ini hidup

Oo…kami ini hidup

Oo…kami ini hidup

Oo... bukalah pintu mata hatimu

Disiksa dibunuh diperkosa

Di bredel dilihat sebelah mata

Itulah kami hanyalah rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Brandalan dekil en de kumel

Kriminil kriminal dilebelkan

Itulah kami hanyalah rakyat rakyat kecil yang malang

Inikah kami nasib rakyat kecil yang selalu jadi korban

Di bredel : di matikan, di bantai, dilarang ada.



GLOBALISASI


Globalisasi mengancam umat manusia

Inilah dampaknya apa yang telah kita rasa

Semuanya jadi susah bahan pokok mahal harganya

Hari demi hari hidupun tak pasti lagi

Gali lobang tutup lobang gali lagi gali... puyeng....

Pengangguran disini semakin banyak semakin yoi

Nah itulah prestasi dari sebuah nilai negri

Yang dikangkangi oleh kolonialisasi

dan inilah dia yang disebut dengan... Globalisasi

Globalisasi mengancam umat manusia

Waspadalah kita semua

Globalisasi menghancurkan umat manusia

Marilah kawan tinju bersama

Bagaimana jadinya dihari-hari yang akan datang

Bila toh saat ini telah nampak wujud asli

Mungkin sarjana kita cuma jadi lontong basi

Dan itupun udah mantep abis.... Alhamdulilah...

Mantep abis = mantap banget



1+1=8


1+1=8

2+3=7

Itulah tanda bangsa di jajah

TOTO dibacanya tono

4,5 Juga dibacanya Q-yu

Itulah bangsa kalau di jajah

Pembodohan sudah budaya

Monopoli sudahlah biasa

Dan represif itulah pasti….

Kalau kau tak terima

Kalau kau pilih berbeda

Istilah politik dibilangnya kejam

Istilah preman dibilang kriminal

Itulah tanda bangsa kalau di jajah

Anak sekolah bisanya sekolah

Tapi tidak tau mengapa sekolah

Yang penting mah lulus

Good, good good boy

Good, good good girl

Badannya bertato selalu dicap bejad

Pakaiannya dekil dibilangnya gokil

Padahal yoi jrot! Asyik asyik aja!

Mantrap mantrap aja!